POTENSI WISATA ARKEOLOGI DI KAWASAN DANAU BERATAN

I Wayan Suantika

Abstract


The site around of Beratan Lake, at Candi Kuning Village, District of Baturiti, Tabanan regency, until present day become one destination area at Bali Island. It offers environment tourism, water tourism and also agro tourism. Beside that, surely this area has potential in the aspect of cultural tourism, esspecially archaeological tourism. Around Beratan lake, it was found several archaeological site which spread in many places and consist of several item of archaeological remains, with the their uniquenesses. All of archaeological remains exactley to be sustainable development, caused by the quality and the quantity of the archaeological resourches more posibble became one of the tourism destinations. Planned and integrated treatments of all stake holders are necessary.

 

Kawasan Danau Beratan, di Desa Candi Kuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan,sampai saat ini sudah menjadi salah satu Daerah Tujuan Wisata di Pulau Bali. Daya tariknya berupa wisata alam, wisata air, dan juga agrowisatanya. Disamping semua daya tarik tersebut, sebenarnya wilayah ini memiliki potensi dalam bidang wisata budaya, khususnya wisata arkeologi. Disekitar danau Beratan banyak ditemukan situs-situs arkeologi yang tersebar di berbagai tempat serta terdiri dari berbagai jenis tinggalan arkeologi yang memiliki daya tarik tersendiri. Tinggalan-tinggalan arkeologi ini, sangat tepat untuk dikembangkan secara berkelanjutan, mengingat kwantitas dan kwalitas sumberdaya arkeologi yang ada sangat memungkinkan untuk dijadikan sebuah daya tarik pariwisata. Hanya saja diperlukan penangaan yang bersifat terencana dan terpadu dari semua komponen.


Keywords


Arkeologi; Pariwisata dan Danau Beratan

Full Text:

PDF

References


Anscherson, Neal. 2000. Editorial Public Archaeology, Vol.1 No1: 1-4.

Atmadi, Pramono. 1979. Beberapa patokan perancangan bangunan candi. Pelita Borobudur, Seri C. Proyek Pemugaran Candi Borobudur.

Binford, Lewis, 1972. A Consideration of archaeology research design,an archaeological pperspective. New York. Seminar press.

Cleere,Henry. 1984. World Cultural Resources Management Problem and Perspective. Cambridge University Press.

Cleere, Henry. 1989 Archaeological Haritage Management in the Modern World. London,Unwi- Hyman.

Deetz,James. 1967. Invitation to Archaeology. New York: The Natural History Press.

Goris, R & Dronker.P.L.1938. Atlas Kebudayaan Bali. Diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Mantra, Prof. DR Ida Bagus,1963. Pidato Dies Natalis (Piodalan) I, Universitas Udayana. 29 September 1963. Kalawerta Denpasar.

Mundardjito,1983. Beberapa konsep penyebarluasan informasi kebudayaan masa lalu. dalam Analisis Kebudayaan. Hal 20-22 Depdikbud.Jakarta.

Rohaedi, Ayat. 1978. Kamus Istilah Arkeologi. Puslitarkenas.

Sedyawati, Edy. 2002. Pembagian Peranan Dalam Pengelolaan Sumberdaya Budaya, Dalam Manfaat Sumberdaya Arkeologi Untuk Memperkokoh Integrasi Bangsa, Upada Satra. Denpasar.

Shanks, Michael and Tilly Christopher. 1972. Reconstructing Archaeology Theory and Prachee. Second edition. London: Routlidge.

Sharer, Robert.J and Ashmore,Wendy.1979. Fundamentals of Archaeology. California : The Benyamin.

Slametmulyana,1953. Negara Krtagama. Siliwangi NV. Jakarta.

Stuart Piggot,1959. Approach to Archaeology. London.

Suantika, Drs I Wayan. 1986. Peninggalan arkeologi di Pura Merta Sari, Candi Kuning, Bedugul, Bali. Proceding Pertemuan Ilmiah Arkeologi, (PIA) IV. Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, Jakarta.

-------------------------------. 1993. Kegiatan Buat Logam di Situs Arkeologi Tamblingan. Analisis hasil penelitian arkeologi. (AHPA) IV. Jakarta : Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.

--------------------------------. 1997. Permukiman Kuna Di Tepian Danau-Danau di Bali. Forum Arkeologi. No. 1. Balai Arkeologi Denpasar.

--------------------------------. 2010. Laporan Penelitian Arkeologi situs Candi Mas;Desa Candi Kuning, Baturiti, Tabanan. Balai Arkeologi Denpasar.

--------------------------------. 2011. Sisa-sisa candi Hindu di Pura Candi Mas,Desa Candi Kuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Forum Arkeologi, No 2.Balai Arkeologi Denpasar.

Tanudirdjo, Daud Aris,1993. Retrospeksi Penelitian Arkeologi Indonesia.Dalam Pertemuan Ilmiah Arkeologi VI. Jakarta. Puslitarkenas hal 67-96.

Soekmono.R. 1974. Candi Fungsi dan Pengertiannya. Disertasi Universitas Indonesia. Jakarta.

Widia, wayan, 1979. Arca Perunggu Koleksi museum Bali. Denpasar.

Widia, Wayan, 1980. Peninggalan kepurbakalaan di Pura Batu Meringgit, Candi Kuning, Bedugul, Bali.




DOI: http://dx.doi.org/10.24832/fa.v25i2.482

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.