KEBERLANJUTAN BIROKRASI KEMASYARAKATAN DESA SUKAWANA PADA MASA BALI KUNO: KAJIAN BERDASARKAN PRASASTI SUKAWANA D

I Wayan Wirtawan

Abstract


The Sukawana D incription is one of culture inheritance as the remain of archaeology in Sukawana Village, Kintamani Sub-district, Bangli Regency issued by rulling governor king at the Ancient Bali time named Raja Patih Kbo Parud on 1222 saka (1300 AD). This research has purpose to answer the main problems are about bureaucracy element, and the continuity of the bureaucracy element to Sukawana Village based on data of Sukawana D incription. Related to the bureaucracy element obtained from this research is as the following. The bureaucracy structure of the central level consists of the king, the senapatis, the samgats, and the clergymen of Siwa and Buddha, whereas the bureaucracy structure in area level are the kab?yans that consist of Kab?yan Arg?, Kab?yan Tuha, Kab?yan T?a?, and Kab?yan man. There are known the existence of continuity of bureaucracy element in area level that is still going on in the present time in Sukawana Village is the kab?yan.

Prasasti Sukawana D merupakan salah satu warisan budaya berupa tinggalan arkeologi yang terdapat di Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli yang dikeluarkan oleh Raja Patih yang berkuasa pada masa Bali Kuno yaitu Raja Patih Kbo Parud pada tahun 1222 Saka (1300 Masehi). Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan pokok, yaitu mengenai unsur birokrasi, dan keberlanjutan unsur birokrasi di Desa Sukawana berdasarkan data prasasti Sukawana D. Berkenaan dengan unsur-unsur birokrasi yang diperoleh dari penelitian ini adalah sebagai berikut. Struktur birokrasi tingkat pusat terdiri atas raja, para sen?pati, para samgat, dan para pemuka agama Siwa dan Buddha, sedangkan struktur birokrasi tingkat daerah, yaitu kab?yan yang terdiri atas kab?yan arg?, kab?yan tuha, kab?yan t?a?, dan kab?yan man. Diketahui adanya beberapa keberlanjutan unsur birokrasi tingkat daerah yang masih berlangsung pada masa sekarang di Desa Sukawana, yaitu kab?yan.


Keywords


Prasasti, Birokrasi, Keberlanjutan.

Full Text:

PDF

References


Astra, I Gde Semadi. 1981. Sekilas Tentang Perkembangan Aksara Bali dalam Prasasti. Denpasar: Penataran Tenaga Pengajar dan Sastra Bali. Jurusan Bahasa dan Sastra Bali Fakultas Sastra Universitas Udayana.

Dharmayanti, I Gusti Agung Laksmi. 2009. Debirokratisasi Surat Ijin Tempat Usaha di Kota Denpasar: Sebuah Kajian Budaya. Tesis. Denpasar: Universitas Udayana.

Ekawana, I Gusti Putu. 1985. Selembar Prasasti Raja Patih Kbo Parud. Pertemuan Ilmiah Arkeologi III. Proyek Penelitian Purbakala Jakarta. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Granoka, Ida Wayan Oka, dkk. 1985. Kamus Bali Kuno Indonesia. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Mardiwarsito, L. 1986. Kamus Jawa Kuno Indonesia. Flores: Nusa Indah.

Parwati, Anak Agung Ayu Raka. 1990. Jabatan- Jabatan Pemerintahan di Tingkat Daerah pada Zaman Bali Kuno dalam Periode Abad IX-XI. Skripsi, Fakultas Sastra. Denpasar: Universitas Udayana.

Ray, D. A. Tirta. 2006. Kain Geringsing dalam Kehidupan Masyarakat Tenganan Pageringsingan suatu Perspektif Budaya. Tesis, Fakultas Sastra. Denpasar: Universitas Udayana.

Suarbhawa, I Gusti Made. 2000. Teknik Analisis Prasasti. Forum Arkeologi. (2).

Suarbhawa, I Gusti Made. 2008. Permukiman Di Daerah Pegunungan Kintamani Selatan dan Barat, Eksplorasi Sumber Data Tertulis. Kumpulan Makalah Pertemuan Ilmiah Arkeologi ke-IX. Jakarta: Wedatama Widya Sastra.

Suhadi, Machi. 1979. Himpunan Prasasti Bali Koleksi R. Goris dan Ketut Ginarsa. Jakarta: Himpunan Machi Suhadi.

Tresna, Anak Agung Gde. 2005. Aplikasi Konsep Mandala dalam Kehidupan Masyarakat Bali. Tesis, Fakultas Sastra. Denpasar: Universitas Udayana.




DOI: http://dx.doi.org/10.24832/fa.v26i3.48

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.