NUANSA KEARIFAN LOKAL SITUS KERTA GOSA DALAM MENGKONSTRUKSI JATIDIRI PADA ERA GLOBAL

A. A. Rai Sita Laksmi

Abstract


This study aims to explain the function of Kerta Gosas local wisdom and to reveal the meaning. The theory used in this study is theory of glocalization to find local cultures responses to foreign cultures, cultural functional theory to find the function of culture to society, and theory of symbols to understand the meaning of human action on the symbol. The method used in this study is a literature study, observation, and interviews, while the analysis is qualitative analysis. From the study which has been conducted, it can be concluded that the forms of Kerta Gosas local wisdom are material and immaterial, the function of Kerta Gosas local wisdom is as the proof of Klungkungs history, the pride of Klungkung, the media of reinforcing identity, media of education, and as a tourist attraction. Kerta Gosas local wisdom has the meaning of power, aesthetics, science and technology, moral education, and economics.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kearifan lokal Situs Kerta Gosa, menjelaskan fungsi kearifan lokal Situs Kerta Gosa, dan mengungkap makna kearifan lokal Situs Kerta Gosa. Teori yang digunakan dalam kajian ini adalah teori glokalisasi untuk mencari respon budaya lokal terhadap budaya luar, teori fungsional kebudayaan untuk mencari fungsi kebudayaan bagi masyarakat, dan teori simbol untuk memahami makna dari tindakan manusia terhadap simbol. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi kepustakaan, observasi, wawancara. Sedangkan analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif. Dari kajian yang dilakukan diperoleh suatu gambaran bahwa bentuk kearifan lokal Situs Kerta Gosa bersifat kebendaan dan bersifat nilai-nilai, fungsi kearifan lokal Situs Kerta Gosa adalah sebagai bukti sejarah Kota Klungkung, kebanggaan Kota Klungkung, media memperkuat jatidiri, media pendidikan, dan sebagai daya tarik wisata, dan kearifan lokal Situs Kerta Gosa memiliki makna kekuasaan, estetika, ilmu pengetahuan dan teknologi, pendidikan moral, dan ekonomi.


Keywords


Kearifan Lokal, Situs, Jatidiri, Globalisasi

Full Text:

PDF

References


Ardika, I Wayan. 2007. Pusaka Budaya dan Pariwisata. Denpasar: Pustaka Larasan.

_________________.2011. Pemanfaatan Warisan Budaya untuk Membangkitkan Jiwa Nasionalisme di Era Globalisasi. Makalah dalam Seminar Nasional Arkeologi. Denpasar: FS Unud.

Astra, I Gde Semadi. 2004. Revitalisasi Kearifan Lokal dalam Upaya Memperkokoh Jatidiri Bangsa. dalam Politik Kebudayaan dan Identitas Etnik. Denpasar: FS Unud dan Bali Mangsi Press.

Ayatrohaedi. 1986. Kepribadian Budaya Bangsa (Local Genius), Jakarta: Duta Pustaka Jaya.

Berger, Peter L. 1982. Piramida Korban Manusia. Jakarta: LP3S.

Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia. 2009. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia. 2010. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Laksmi, A.A. Rai Sita. 2011. Cagar Budaya Bali Menggali Kearifan Lokal dan Model Pelestariannya. Denpasar: Udayana University Press.

Mirsha. 1986. Sejarah Bali. Denpasar: Pemda Tingkat I Bali.

Poloma, Margaret . M. 1992. Sosiologi Kontemporer. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Pujani, Ni Luh Putu Kerti. 1988. Peran Agen Asing dalam Pertumbuhan Seni Lukis Desa Ubud. Laporan Penelitian. Denpasar: Unud.

Rapini, Ni Nyoman. 1994. Teknis Pengelolaan Museum Negeri Provinsi Bali. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Kebudayaan Bagian Proyek Pembinaan Permuseuman Bali.

Sartini. 2004. Menggali Kearifan Lokal Nusantara Sebuah Kajian Filsafati. Jurnal Filsafat. 37: 110-120.

Sedyawati, Edi. 2010. Budaya Indonesia Kajian Arkeologi, Seni, dan Sejarah. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Soediman. 1983/1984. Peranan Arkeologi Dalam Pembangunan Nasional. Analisis Kebudayaan. 4 (1).

Soemardjan, Selo. 1974. Setangkai Bunga Sosiologi. Jakarta: FS UI.

Sutaba, I Made. 1991. Pelestarian Peninggalan Purbakala dalam Pembangunan Berwawasan Budaya. Denpasar: FS UNUD.

Triguna, I.B Yudha. 2000. Teori tentang Simbol. Denpasar: Widya Dharma Universitas Hindu Indonesia.

Triono, Lambang. 1996. Globalisasi Modernitas dan Krisis Negara Bangsa: Tantangan dan Integritas Nasional dalam Konteks Global. Analisis CSIS. 25 (2).




DOI: http://dx.doi.org/10.24832/fa.v26i3.45

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.