NASKAH ULU TANDUK KERBAU: SEBUAH KAJIAN FILOLOGI

Wahyu Rizky Andhifani

Abstract


Written tradition in South Sumatra was developed, from the seventh century AD to the present with a discovery of script artifacts. Begins from Sanskrit, Malay Arabic, ulu, Java, and Latin. The issues of this research is how the description and the content of the ulu script. The aim is to describe and discover the ulu script. The filology method was used in this research. The Script made from buffalo horn with black colored which still intact. The script was written on the horn told about a ceremony was conducted by slaughter of two buffaloes were attended by the ruler and traditional leaders. The ceremony was held at seven in the morning on the 18th Rabiul Awal.

Tradisi tulis di Sumatera Selatan terus berkembang, mulai dari abad VII Masehi hingga saat ini dengan ditemukannya artefak berbentuk tulisan. Mulai Sanskerta, Arab Melayu, ulu, Jawa, dan Latin. Masalah penelitian ini yaitu bagaimana deskripsi dan isi naskah ulu tersebut. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan dan mengetahui isi naskah tersebut. Metode filologi yang digunakan dalam penelitian ini yang menyajikan edisi teks menggambarkan fisik naskah yang akan diteliti. Naskah ulu berbahan tanduk kerbau berwarna hitam masih dalam keadaan utuh dan kokoh. Naskah ulu yang ditulis di atas tanduk ini menceritakan tentang sebuah upacara yang dilaksanakan dengan menyembelih dua ekor kerbau yang dihadiri oleh para pembesar dan tokoh adat. Upacara tersebut dilaksanakan pada pukul tujuh pagi tanggal 18 Rabiul Awal.


Keywords


Naskah Ulu, Tanduk Kerbau dan Filologi.

Full Text:

PDF

References


Andhifani, Wahyu Rizky. 2010. Survei Sumatera Selatan Bagian Kedua (Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Empat Lawang, Kabupaten Musi Banyuasin dan Kabupaten Banyuasin) Persebaran Naskah Ulu . Laporan Penelitian. Palembang: Balai Arkeologi.

______________________. 2011, Survei Sumatera Selatan Bagian Ketiga (Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan) Persebaran Naskah Ulu . Laporan Penelitian. Palembang: Balai Arkeologi.

______________________. 2012. Survei naskah Kuna Kabupaten Merangin, Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh (Persebaran Naskah Incung). Laporan Penelitian. Palembang: Balai Arkeologi.

Baroroh, Siti. dkk. 1994. Pengantar Teori Filologi. Yogyakarta: Badan Penelitian dan Publikasi Fakultas (BPPF) Seksi Filologi, Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada.

Ikram, Achadiati. 1997. Filologia Nusantara. Jakarta: Pustaka Jaya.

Kartakusuma, Richadiana. 2003. Peran dan Fungsi Epigrafis Sebagai Bidang Studi Sumber Tertulis dan Permasalahannya dalam Cakrawala Arkeologi. Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI.

Kusumawati, Ayu dan Haris Sukendar. 2003. Sumba, Relegi dan Tradisinya. Denpasar: Balai Arkeologi.

Lubis, Nabilah. 1996. Naskah, Teks dan Metodologi Penelitian Filologi. Jakarta: Forum Kajian Sastra Arab Fakultas Adab IAIN Syarif Hidayatullah.

Vanadiputra, Saliwo. 2004. Asala Muasal Orang Lampung. (http://saliwanovadiputra. blogspot.com/2012/11/asal-muasal-oranglampung. html, diakses 27 Juli 2011).




DOI: http://dx.doi.org/10.24832/fa.v26i2.40

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.