JEJAK-JEJAK PERADABAN KUNO DI DESA GETASAN

I Nyoman Sunarya

Abstract


Indication that ancient civilization has ever developed here is supported by archaeological remains found in Getasan Village. This research aims to understand the development of Getasan civilization in order to provide the information needed to reconstruct the cultural history of Bali. Data were collected through observation, i.e. excavation and survey, interview, and literature study. Data analysis was done through identification of archaeological remains, associated with the concepts of civilization. The results of analysis were presented using descriptive-qualitative approach. The result of this research shows that the findings of the structure in Getasan Village indicates the development of ancient civilization. The trails of civilization which were found there was a continuity from the previous culture. The interpretation is supported with the findings from survey that covers several locations in Getasan Village.

Indikasi bahwa di Desa Getasan pernah berkembang peradaban masa lalu didukung juga dengan tinggalan-tinggalan arkeologinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan peradaban di Desa Getasan agar mampu melengkapi informasi dalam merekonstruksi sejarah kebudayaan Bali. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, meliputi ekskavasi dan survei, wawancara, serta studi kepustakaan. Analisis dilakukan melalui identifikasi tinggalan arkeologi yang dikaitkan dengan konsep-konsep peradaban. Hasil analisis kemudian disajikan secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temuan struktur di Desa Getasan mengindikasikan pernah berkembangnya peradaban kuno di wilayah ini. Desa Getasan memiliki jejak-jejak peradaban yang merupakan kelanjutan dari kebudayaan sebelumnya. Penafsiran tersebut didukung dengan temuan-temuan hasil survei yang dilakukan di beberapa lokasi di wilayah Desa Getasan.


Keywords


Getasan, Peradaban, Tinggalan Arkeologi, Struktur.

Full Text:

PDF

References


Ardika, I Wayan. 2012. Proses Munculnya Kerajaan di Bali. Dalam Kerajaan Hindu-Budha. Jilid 2 dari Indonesia dalam Arus Sejarah, disunting oleh Taufik Abdullah dan A. B. Lapian, 40-41. Jakarta: PT Ichtiar Baru van Hoeve.

Ardika, I Wayan, I Gde Parimartha, dan A. A. Bagus Wirawan. 2013. Sejarah Bali: dari Prasejarah hingga Modern. Denpasar:

Udayana University Press.

Astawa, A. A. Gede Oka. 2007. Agama Budha di Bali. Denpasar: Balai Arkeologi Denpasar.

Astawa, A. A. Gede Oka dan Luh Suwita Utami. 2013. Penelitian Survei dan Ekskavasi Situs Pura Gelang Agung. Laporan Penelitian

Arkeologi, Balai Arkeologi Denpasar, Denpasar.

Christie, Jan Wisseman. 1991. States without Cities: Demographic Trends in Early Java. Indonesia, no. 52: 23-40. http://www.jstor.

org/stable/3351153.

Destriana, Novita. 2014. Perdagangan Kapas pada Masa Bali Kuno Berdasarkan Prasasti Kintamani D dan E (Kajian Epigrafi). Humanis XIX (1): 1-8. http://ojs.unud.ac.id/index.php/sastra/article/view/8762/6542.

Flannery, Kent V. 1972. The Cultural Evolution of Civilizations. Annual Review of Ecology and Systematics 3:399-426. http://www.jstor.org/stable/2096853.

Gede, I Dewa Kompiang. 1992. Temuan Kapak Perunggu di Jimbaran, Kabupaten Badung. Forum Arkeologi III (IV): 88-101.

Goris, R. 1974. Sekte-Sekte di Bali. Jakarta: Bharata.

van Heekeren, H. R. 1958. The Bronze-Iron Age of Indonesia. s-Gravenhage: Martinus Nijhoff.

van der Hoop, A. N. J. Th. 1932. Megalithic Remains in South Sumatra. Diterjemahkan oleh William Shirlaw. Zutphen: W. J. Thieme

& Cie.

Lansing, J. Stephen. 1983. The Indianization of Bali. Journal of Southeast Asian Studies 14 (2): 409-421. http://www.jstor.org/

stable/20070539.

Oka, Cokorda Istri. 1989. Menhir di Pura Batu Lantang, Petang. Dalam Kajian Arkeologi Indonesia. Bagian II A dari Proceedings

Pertemuan Ilmiah Arkeologi V, disunting oleh Noerhadi Magetsari, Bambang Sumadio, Nurhadi, Hariani Santiko, dan R. P. Soejono,

-52. Jakarta: Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia.

Mahaviranata, Purusa. 1997. Sarkofagus Manikliyu: Suatu Problema Sistem Kubur pada Akhir Masa Prasejarah di Bali. Forum Arkeologi, no. II: 19-38.

Renfrew, Colin dan Paul Bahn. 2000. Archaeology: Theories, Methods, and Practice. London: Thames & Hudson Ltd.

Soejono, R. P. 1984. Zaman Prasejarah di Indonesia. Jilid I dari Sejarah Nasional Indonesia. Disunting oleh Marwati Djoened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto. Jakarta: Balai Pustaka.

Suantika, I Wayan. 2013. Arca Garuda Wisnu di Pura Gelang Agung, Buangga, Getasan, Petang, Badung. Forum Arkeologi 26 (1):

-51.

________________. 2014. Temuan Struktur di Situs Aimoli Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Forum Arkeologi 27 (2): 109-120.

Suarbhawa, I Gusti Made. 2010. Perdagangan pada Masa Bali Kuna: Berdasarkan Sumber-Sumber Prasasti. Forum Arkeologi XXIII

(2): 215-236.




DOI: http://dx.doi.org/10.24832/fa.v28i2.25

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.