LINGGA BERHIAS PADMA ASTADALA

Nyoman Rema, Nyoman Sunarya

Abstract


Worship of Lord Siwa with medium lingga is very popular in Bali, evidenced by the large number of lingga on holy places in Bali, with various forms. The purpose of this study was to determine the form, function, and meaning of the lingga in the region. Results of this study are different forms of the lingga, which is spread over the area in Penebel District. However, as object of research is decorated with padma aadala lingga at Jambe Langu and Puseh Sunantaya Temple. The lingga is the lingga pseudo lingga consisting of Siwabhaga, rectangular pedestal decorated with padma aadala. Lingga is used as a medium of worship of Lord Siwa to invoke safety. Lingga is meaningful as a symbol of inner purity, creation and freedom.

Pemujaan Dewa Siwa dengan media lingga sangat populer di Bali, dibuktikan dengan bayaknya jumlah lingga pada tempat-tempat suci di Bali, dengan berbagai bentuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk, fungsi, dan makna lingga di kawasan tersebut. Hasil penelitian ini berupa berbagai bentuk lingga, yang tersebar di kawasan Kecamatan Penebel. Namun, yang dijadikan objek penelitian adalah lingga yang berhiaskan padma aadala di Pura Jambe Langu
dan Pura Puseh Sunantaya. Lingga tersebut adalah lingga semu yang terdiri atas Siwabhaga, lapik segi empat yang berhiaskan padma aadala. Lingga ini digunakan sebagai media pemujaan kepada Dewa Siwa untuk memohon keselamatan. Lingga ini bermakna sebagai simbol kesucian batin, penciptaan dan kebebasan.


Keywords


Lingga, Padma Astadala, Bentuk, Fungsi, Makna.

Full Text:

PDF

References


Ardika, I Wayan, I Gde Parimartha, dan A. A. Bagus Wirawan. 2013. Sejarah Bali. Denpasar: Udayana University Press.

Atmaja, Nengah Bawa. 2014. Saraswati dan Ganesa sebagai Simbol Paradigma; Interpretativisme dan Positivisme. Denpasar: Pustaka Larasan bekerjasama dengan IBIKK BCCC Undiksha Singaraja dan Universitas Hindu Indonesia.

Badra, I Wayan. 1997. Hubungan Konsepsi Tri Lingga di Pura Goa Gajah dengan Padmasana Tiga di Pura Penataran Agung Besakih. Forum Arkeologi (1): 55-66.

Covarrubias, Miguel. 2013. Pulau Bali, Temuan yang Menakjubkan. Denpasar: Udayana University Press.

Dwijendra, Ngakan Ketut Aswin. 2008. Arsitektur Bangunan Suci Hindu, Berdasarkan Asta Kosala-kosali. Denpasar: Udayana

University Press.

Koentjaraningrat. 2005. Pengantar Antropologi: Pokok-pokok etnografi II. Jakarta: Rineka Cipta.

Paramadhyaksa, I Nyoman Widya. 2014. Perwujudan Konsep Kerajaan Surga pada Pusat Kota Kerajaan di Bali. Forum Arkeologi 27 (2): 145-154.

Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. 1994. Pura Gunung Panulisan. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

__________________________. 2008. Metode Penelitian Arkeologi. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional, Badan Pengembangan Sumberdaya Kebudayaan dan Pariwisata, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata.

Ratna, Nyoman Kutha. 2005. Sastra dan Cultural Studies: Representasi Fiksi dan Fakta. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sanjaya, Gede Oka. 2010. Siva Purana. Surabaya: Paramita.

Sivananda, Sri Swami. 2006. Tuhan Siva dan Pemujaannya, diterjemahkan oleh I Ketut Madra. Surabaya: Paramita.

Soebadio, Haryati. 1985. Jnanasiddhanta. Jakarta:Djambatan.

Stuart-Fox, David J. 2010. Pura Besakih: Pura, Agama, dan Masyarakat Bali. Denpasar: Pustaka Larasan.

Suantika, I Wayan. 1989. Peninggalan Siwa-Budha di Goa Gajah, Bali, dan Wadu Paa, Bima. Forum Arkeologi (2): 41-49.

_______________. 2013. Pura Puseh Kanginan Carangsari, sebagai Salah Satu Pusat Keagamaan pada Masa Bali Kuna. Peradaban Bali-Nusra dalam Perspektif Arkeologi. Disunting oleh I Made Sutaba. Denpasar: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Balai Arkeologi Denpasar: 140-169.

Titib, I Made. 2003. Teologi dan Simbol-Simbol dalam Agama Hindu. Surabaya: Paramita.

Zoest, Aart van. 1993. Semiotika: Tentang Tanda, Cara Kerjanya, dan Apa yang Kita Lakukan Dengannya. Jakarta: Yayasan Sumber Agung.




DOI: http://dx.doi.org/10.24832/fa.v28i2.23

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.