KONTEKS PENGUBURAN KOMPLEKS MAKAM KUNO SUTAN NASINOK HARAHAP

Churmatin Nasoichah, Andri Restiyadi, Repelita Wahyu Oetomo, Nenggih Susilowati, Ery Soedewo, nfn Khairunnisa, Ivonne Visse Karina Purba

Abstract


The form of burial in the ancient tomb complex of Sutan Nasinok Harahap is in the form of a mound of land bordered by flat stones. The problem is what the burial context and the characteristics of the tomb in the Sutan Nasinok Harahap Ancient Tomb Complex?. The purpose of this study is to determine the context of burial and recognize the complex characteristics of the tomb. This study uses an inductive reasoning model. Judging from the characteristics, the characteristics of the tomb have not yet been seen, only the orientation of the tomb indicates the absence of Islamic influence. Related to the burial context, the tomb is located far from the river, on a high place (dolok) and is in the banua partoru zone while Lobu Gunung Tua Batang Onang is in banua tonga which is adjacent to the banua parginjang zone (close to the river).

 

Bentuk penguburan di Kompleks Makam Kuno Sutan Nasinok Harahap berupa gundukan tanah yang pada bagian tepiannya dibatasi oleh batu-batu pipih. Permasalahannya adalah bagaimanakah konteks penguburan serta karakteristik makam di Kompleks Makam Kuno Sutan Nasinok Harahap?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konteks penguburan dan mengenali karakteristik kompleks makam tersebut. Penelitian ini menggunakan model penalaran induktif. Dilihat dari karakteristiknya, belum terlihat karakteristik makamnya, hanya orientasi makam yang menunjukkan belum adanya pengaruh Islam. Terkait konteks penguburannya, makam berada di lokasi yang jauh dari sungai, tinggi (dolok) dan berada dalam zona banua partoru sedangkan Lobu Gunung Tua Batang Onang berada di banua tonga yang berdekatan dengan zona banua parginjang (dekat dengan sungai).


Keywords


konteks penguburan; karakteristik makam; makam kuno; Sutan Nasinok Harahap; lobu

Full Text:

PDF

References


Fahlander, Fredrik, dan Terje Oestigaard. 2008. “The Materiality of Death: Bodies, Burials, Beliefs.” In British Archaeological Reports International Series. Volume 1768. The Materiality of Death: Bodies, Burials, Beliefs, 1–18. Archaeopress.

Hodder, Ian, dan Scott Hutson. 2003. Reading the Past: Third Edition. Cambridge, Massachusetts: Cambridge University Press.

Napitupulu. 1964. Suatu Studi Tentang Suku Batak (Toba, Angkola, Mandailing, Simalungun, Pakpak Dairi-Karo). Medan: Napitupulu and Sons.

Nasoichah, Churmatin. 2017a. “Makam Kuna Sutan Nasinok Harahap, Pola Penguburan Etnis Batak Angkola-Mandailing di Padang Lawas Utara.” Forum Arkeologi 30 (1): 55–64.

———. 2017b. “Prasasti Raja Soritaon dan Latar Belakang Penulisannya.” Naditira Widya 11 (1): 47–60.

Nasoichah, Churmatin, Nenggih Susilowati, dan Repelita Wahyu Oetomo. 2016. “Penelitian Prasasti dan Naskah Beraksara Batak Beserta Budaya Pendukungnya Sub-Etnis Batak Angkola-Mandailing di Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara.” Medan.

Nasoichah, Churmatin, Nenggih Susilowati, Repelita Wahyu Oetomo, Taufiqurrahman Setiawan, dan Pesta H.H. Siahaan. 2018. Berita Penelitian Arkeologi No. 33. Sebaran Makam Kuna di Kompleks Makam Sutan Nasinok Harahap, Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara. Medan: Balai Arkeologi Sumatera Utara.

Susanto, R.M, dan Bugie Kusumohartono. 1990. “Kematian Masa Klasik: Tinjauan Data Pada Panil Relief Ramayana Candi Prambanan.” In Proceedings Analisis Hasil Penelitian Arkeologi I. Religi dalam Kaitannya dengan Kematian Jilid I, 243–252. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Susetyo, Sukawati. 2010. “Situs Lobu Dolok, Makam Kuno di Kawasan Padang Lawas Sekitar Abad Ke-17 Masehi.” Berkala Arkeologi Sangkhakala 13 (26): 274–283.

Susilowati, Nenggih. 2012. “Sisa Tradisi Megalitik pada Budaya Materiil Masyarakat Mandailing.” Berkala Arkeologi Sangkhakala 15 (1): 119–143.

Williams, Howard. 2003. “Introduction: The Archaeology of Death, Memory and Material Culture.” In Archaeologies of Remembrance: Death and Memory in Past Societies, 1–24. New York: Kluwer Academic/Plenum Publisher.

Yondri, Lutfi. 2011. “Temuan Kubur di Situs Bawahparit (Limapuluh Koto) Corak Penguburan Megalitik Masa Transisi.” Berkala Arkeologi Sangkhakala 14 (27): 110–126




DOI: http://dx.doi.org/10.24832/fa.v33i2.678

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.