I Wayan Suantika


To manage of the archaeological resources from early finding until the used must be following in unity and continuity of a managing cylus, to succesfull to get the aims. This condition is not yet done in Indonesia, so the working still in fragment form and based to the egosectoral. The aims of this paper are to try to promoted an alternative of archaeological resorces managing with used a system who called with cultural resorches management, hoppelly can managing the archaeological resources in unity and continuity working procces, so resulting bicome maxcimal. The Cultural resources management including several procces, like : Planning; Doing; Organizing; Net Working and a good controlling. With used this method. We are hoppelly the all of archaeological resources, will be done by sustainable development procces.


Pengelolaan sebuah sumberdaya arkeologi sejak penemuan hingga pemanfaatannya semestinya melalui sebuah siklus pengelolaan yang berurutan dalam satu kesatuan, sehingga berhasil mencapai tujuannya. Kondisi inilah yang belum dikerjakan di Indonesia, sehingga pengerjaan masih bersifat sepotong-sepotong dan berdasarkan kepentingan sektoral saja, sehingga sangat tidak menguntungkan bagi keberadaan sumberdaya arkeologi. Tujuannya adalah untuk mencoba mengajukan sebuah alternatif pengelolaan sumberdaya arkeologi dengan menggunakan sebuah sistem yang disebut managemen sumberdaya budaya, agar terjadi pengelolaan sumberdaya arkeologi yang sistematik dalam satu kesatuan proses kerja, sehingga hasilnya menjadi maksimal. Managemen sumberdaya budaya meliputi beberapa proses, seperti perencanaan, pelaksanaan, organisasi, jaringan kerja dan pengawasan yang baik, Dengan menggunakan metode ini, kita berharap seluruh sumberdaya arkeologi, akan dapat dikembangkan secara berkelanjutan 


Pengelolaan; Sumberdaya Arkeologi

Full Text:




  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.